Ilustrasi kamar kos dengan springbed, meja belajar, dan cahaya alami

Jangan Asal Beli! Ini 5 Tips Memilih Springbed untuk Kos

Lagi nyiapin kamar kos, tapi masih bingung milih kasurnya? Di foto, kamar mungkin sudah terlihat menarik dengan cat baru dan meja belajar yang rapi, tapi tempat tidur tetap perlu mendapat perhatian tersendiri.

Memilih springbed untuk kos bisa dimulai dari pertanyaan sederhana yakni : siapa penghuninya, seberapa luas kamarnya, dan fasilitas apa yang ingin kamu sediakan? Yuk, kenali lima pertimbangan berikut sebelum menentukan pilihan!

1. Kamar mungil? Cek ukuran kasurnya!

Ilustrasi penataan kasur satu orang di kamar kos kecil

Bayangkan penghuni membuka lemari atau menarik kursi belajar setiap hari. Kalau kasur memenuhi hampir seluruh lantai, aktivitas sederhana seperti itu bisa saja menjadi merepotkan.

Untuk satu penghuni, ukuran 90 x 200 atau 100 x 200 cm bisa masuk daftar pertimbangan. Kalau ingin area tidur lebih leluasa, bandingkan dengan ukuran 120 x 200 cm sambil mengecek sisa ruang untuk perabot.

Punya beberapa tipe kamar dengan luas berbeda? Kamu tidak harus memilih ukuran kasur yang sama untuk semuanya. Coba gambar posisi tempat tidur pada denah sederhana, lengkap dengan lemari dan meja yang akan dipakai.

Perhitungkan juga ukuran luar rangka, karena dimensinya bisa melebihi matras. Langkah kecil ini membantu kamu membayangkan penataan kamar sebelum barang datang. Selain itu juga bisa mengurangi kemungkinan perlu memindahkan perabot setelah pemasangan selesai.

2. Jangan hanya lihat ketebalannya!

Kasur tebal memang terlihat menarik, tetapi kamu juga perlu mengenali tingkat keempukannya. Firm terasa lebih padat, sedangkan medium menjadi pilihan pembanding jika kamu ingin tingkat keempukan yang sedang.

Salah satu produk yang bisa kamu lihat adalah Kasur Spring Bed Serenity Superstar. Model ini memiliki tingkat keempukan jenis firm, ketebalan sekitar 28 cm, dan sistem Bonnel Spring. Untuk jangka panjang, tentunya kamu harus cermat memilih springbed demi kenyamanan tubuhmu sendiri ya! 

Kasur Spring Bed Serenity Superstar

3. Bandingkan jenis pegasnya

Saat membaca spesifikasi, kamu mungkin menemukan istilah Pocket Spring. Jangan berhenti pada namanya saja, karena lapisan permukaan dan keseluruhan konstruksi juga ikut membentuk tingkat keempukan kasur.

Sebagai contoh, Kasur Spring Bed Superfit Neo Pocket yang menggunakan Pocket Spring mempunyai tingkat keempukan medium dan ketebalan sekitar 30 cm. Jika memungkinkan, coba langsung agar kamu punya gambaran sebelum membeli beberapa unit.

Kasur Spring Bed Superfit Neo Pocket

4. Matras saja atau set lengkap? Cek sebelum pesan!

Sudah punya rangka tempat tidur alias divan? Maka dari itu, kamu cukup membeli matras aja. Tinggal sesuaikan aja ukuran dan penyangganya sesuai dengan divanmu sendiri.

Kalau kamar masih kosong, tentunya kamu perlu menghitung kebutuhan rangka, kasur, dan perlengkapan tidurnya sekaligus. Periksa set springbed yang ingin dibeli supaya tidak mengira divan atau sandaran sudah termasuk, padahal penawarannya hanya untuk matras.

5. Hitung anggaran 

Harga kasur merupakan satu bagian dari kebutuhan belanja. Ada juga seprai, pelindung kasur, serta biaya pengiriman yang perlu kamu cek agar rencana pengadaan lebih jelas.

Untuk pembelian beberapa kamar, buat daftar ukuran dan jumlah unit sejak awal. Tanyakan juga akses pengantaran ke lantai atas, jadwal kedatangan, dan syarat garansi sebelum menyelesaikan pesanan.

Sudah tahu springbed mana yang ingin kamu pilih?

Mulai dari ukuran kamar, lalu bandingkan karakter kasur dan kelengkapan yang dibutuhkan. Dengan begitu, kamu bisa menyusun pilihan berdasarkan kondisi kamar kos yang benar-benar akan digunakan.

Di AJEG, kamu bisa melihat pilihan kasur dan menanyakan detail produknya kepada admin. Siapkan ukuran kamar, jumlah kebutuhan, serta alamat pengiriman supaya pembahasannya langsung sesuai rencana belanjamu ya!

Back to blog